TAJUKNASIONAL.COM Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong transformasi perkotaan di Indonesia agar mampu merespons tren urbanisasi sekaligus menciptakan kota yang maju, tangguh, asri, dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat memberikan opening address pada Urban Climate Forum 2026. Menurutnya, urbanisasi merupakan fenomena yang terus berlangsung, termasuk di Indonesia.
Pada 2045, diperkirakan sekitar 72 persen masyarakat Indonesia akan tinggal di wilayah perkotaan.
Untuk itu, Menko AHY menilai kota-kota di Indonesia perlu dipersiapkan agar mampu menampung pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi, tanpa mengesampingkan ketahanan terhadap perubahan iklim dan kelestarian lingkungan.
“Jangan sampai kota kita tidak tangguh. Kita mengejar kemajuan, kita mengejar kesejahteraan, tapi jangan sampai tidak resilien dan tidak punya daya tahan terhadap perubahan iklim dan juga kerusakan lingkungan,” ujar Menko AHY.
Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi kawasan perkotaan, antara lain persoalan tata ruang, kemacetan, persampahan, dan banjir.
Selain itu, akses masyarakat terhadap pelayanan dasar, seperti pendidikan dan kesehatan, juga menjadi perhatian.
Ia menegaskan, arah pembangunan perkotaan ke depan harus mampu menjadikan kota semakin layak huni, inklusif, hijau, tangguh, dan produktif bagi generasi mendatang.
“Pada akhirnya kita harus bekerja keras berkali-kali lipat lebih hebat,” kata Menko AHY, seraya menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya manusia sebagai salah satu modal utama pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. (hen)
