TAJUKNASIONAL.COM Sebanyak 1.476 peserta Program Ekspedisi Patriot 2026 akan diterjunkan ke 53 kawasan transmigrasi di berbagai daerah, terutama di Indonesia Timur, untuk mendampingi masyarakat dan memperkuat pengembangan ekonomi lokal.
Peserta yang terdiri dari 1.230 Patriot dan 246 Ketua Tim tersebut merupakan hasil seleksi dari 10.359 pendaftar yang berasal dari 157 perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. Sejumlah kampus internasional seperti University of Melbourne, University of Glasgow, dan King’s College London turut tercatat dalam proses rekrutmen tahun ini.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi melalui keterlibatan generasi muda.
“Sebanyak 1.476 peserta terpilih akan diterjunkan ke berbagai kawasan transmigrasi. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendaftar yang telah menunjukkan semangat untuk mengabdi dan menjadi bagian dari pembangunan Indonesia,” ujar Iftitah saat mengunjungi Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Denpasar, Bali.
Baca Juga: Kawasan Transmigrasi Salor Disiapkan Jadi Pusat Riset Padi dan Pendidikan Pertanian di Papua Selatan
Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya yang berfokus pada riset dan pemetaan potensi ekonomi, Ekspedisi Patriot 2026 diarahkan untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat melalui program pendampingan di lapangan.
