Menurut Iftitah, para peserta akan membantu masyarakat membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung pengentasan kemiskinan di kawasan transmigrasi.
Program tahun ini juga melibatkan 46 anak transmigran dan sejumlah putra-putri asli Papua. Selain itu, Kementerian Transmigrasi tengah menyiapkan Komunitas Sahabat Patriot guna mengakomodasi tingginya minat generasi muda yang belum lolos seleksi.
Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan sumber daya manusia dan membuka peluang kerja sama peningkatan kapasitas masyarakat di kawasan transmigrasi.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
