TAJUKNASIONAL.COM Dua insiden terpisah di tengah konflik Israel Vs Hizbullah di Lebanon turut menyebabkan 8 pasukan Indonesia jadi korban !
Tiga di antara pasukan Indonesia di Lebanon tersebut jadi korban.
Gugur di medan konflik sebagai pahlawan perdamaian dunia, saat bertugas sebagai bagian dari pasukan perdamaian PBB.
Yang disebut United Nations Interim Force in Lebanon.
Atau UNIFIL.
Para prajurit TNI yang tergabung di pasukan perdamaian PBB tersebut ditugaskan dalam Satuan Tugas atau Satgas Kontingen Garuda – Task Force B Indobatt XXIII-S/UNIFIL.
Baca Juga: Profil Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan: Prajurit TNI Gugur di Lebanon saat Jalankan Misi Ini
Namun dua insiden terpisah yang masingt-masing terjadi pada 29 Maret 2026 dan 30 Maret 2026 mengakibatkan 8 prajurit TNI di Indobatt XXIII-S/UNIFIL tersebut jadi korban.
Dengan tiga di antaranya gugur atau meninggal dunia.
Korban pertama adalah Prajurit Kepala (Praka) Fahrizal Rhomadhon.
Yang jadi korban dari serangan pasukan Israel ke markas UNIFIL yang ditempati Pasukan Indonesia.
Di mana markas tersebut berlokasi di Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan dekat perbatasan Israel.
Pecahan rudal (beberapa sumber menyebut tembakan mortir) ke markas UNIFIL di Adchit Al Qusayr tersebut membuat Praka Fahrizal Rhomadhon meregang nyawa.
Sementara beberapa rekannya terluka.
Sehari setelah insiden di Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan tersebut, insiden mengenaskan terjadi lagi!
Kali ini di wilayah Bani Hayyan, Distrik Marjeyoun, Lebanon Selatan.
