Daftar Lengkap 8 Pasukan Indonesia Korban Konflik Lebanon, Termasuk Serangan Israel ke Markas Pasukan Perdamaian PBB UNIFIL

Yang merupakan satu di antara wilayah panas perang Israel Vs Hizbullah di dekat garis perbatasan keduanya.

Dua prajurit TNI gugur dari insiden di lokasi ini.

Keduanya adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar (33), dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan.

Saat itu, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar (33) dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan beserta rekan-rekannya sedang menjalankan misi pengawalan.

Dari konvoy logistik pasukan perdamaian PBB dengan atau disebut Combat Service Support Unit – CSSU (Unit Dukungan Layanan Tempur).

Konvoy tersebut bertugas megirimkan logistik CSSU dari Markas Sektor Timur (UNP 7-2) menuju UNP 7-1.

Baca Juga: Profil Kapten Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Sandang Kualifikasi Pasukan Khusus

Dalam perjalanan, kendaraan pasukan Indonesia di UNIFIL tersebut dihantam ledakan keras yang diduga dari peledak rakitan atau IED (Improvised Explosive Device).

Ledakan itu mengenai kendaraan pertama atau Ran 1 yang ditempati Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan.

Selain gugurnya Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, insiden keamanan yang menyasar konvoi pasukan perdamaian PBB UNIFIL tersebut juga mengakibatkan beberapa pasukan Indonesia lainnya terluka parah.

Dari dua insiden terpisah tersebut, total ada 8 tentara Indonesia yang jadi korban.

Dengan tiga di antaranya meninggal dunia.

Baca Juga: 3 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Diserang Israel, UNIFIL PBB Gelar Upacara Penghormatan Khusus

Berikut daftarnya:

# Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

1. Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar

2. Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan

3. Prajurit Kepala Fahrizal Rhomadhon

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini