Dalam profil resminya, Kementerian HAM menyebut fokus kerja Mugiyanto mencakup penguatan kebijakan pemajuan HAM, penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat, serta perlindungan kelompok rentan.
Kini, sambil menunggu kepastian penerbangan, Mugiyanto berada di salah satu simpul transit paling sibuk di kawasan Teluk dan situasi ini kembali menegaskan betapa cepat dinamika geopolitik dapat berdampak pada mobilitas pejabat maupun warga negara yang bepergian lintas negara.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
