Selain mengevaluasi layanan di lapangan, Ossy juga menyoroti capaian percepatan penyelesaian berkas pertanahan yang telah dilakukan Kementerian ATR/BPN sejak kuartal IV tahun 2025. Upaya tersebut, menurutnya, berhasil menekan jumlah berkas tertunda di sejumlah daerah dan menunjukkan tren penyelesaian yang positif.
Meski demikian, ia mengingatkan seluruh jajaran agar tidak berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas pelayanan. Perbaikan layanan, lanjutnya, harus dilakukan secara berkelanjutan mulai dari tingkat pusat hingga kantor pertanahan di daerah.
“Untuk saat ini, kita terus selesaikan berkas yang ada, kerja teliti dan akurat karena kita tahu jika satu BPN jelek maka semua dianggap jelek,” ujarnya.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
