Ossy menegaskan pemerintah menargetkan terbentuknya satu basis data lahan sawah nasional yang dapat digunakan secara bersama oleh seluruh pemangku kepentingan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan sinkronisasi data menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan lahan pertanian demi ketahanan pangan dan kebutuhan investasi bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Investor harus mendapatkan kepastian mengenai wilayah yang dapat dikembangkan dan wilayah yang harus dilindungi,” kata Ahmad Luthfi.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
