Selain hunian, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti sanitasi, layanan kesehatan, sekolah, pabrik es, hingga tanggul penahan abrasi laut guna menunjang aktivitas nelayan.
AHY menyebut proyek ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir melalui pembangunan terpadu.
“Ini proyek kolaborasi yang sejalan dengan visi Presiden, yakni memastikan kehidupan masyarakat, termasuk nelayan, semakin baik,” katanya.
Dari sisi pembiayaan, pembangunan 110 rumah tersebut menelan anggaran sekitar Rp5,5 miliar. Skema kepemilikan dilakukan melalui koperasi dengan cicilan ringan sekitar Rp140 ribu per minggu selama empat tahun.
“Skema ini membuat hunian lebih terjangkau. Bahkan sebagian warga sudah mulai mengembangkan rumahnya,” ujar AHY.
Pemerintah memastikan akan terus mengawal penyelesaian program, termasuk status lahan dan kelengkapan fasilitas, guna memperkuat dampak ekonomi bagi masyarakat nelayan.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
