Menko Airlangga mengungkapkan tekanan inflasi berpotensi meningkat pada kuartal I-2026 akibat ketidakpastian global, faktor cuaca, serta meningkatnya permintaan menjelang Ramadan dan Idulfitri. Untuk meredam dampak tersebut, pemerintah menyiapkan stimulus berupa diskon transportasi dan tarif tol, serta bantuan pangan bagi keluarga penerima manfaat pada Februari–Maret 2026.
“Berbagai program telah disiapkan menjelang Lebaran, termasuk diskon transportasi dan bantuan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat,” katanya.
Sebagai penguatan kebijakan, TPIP juga akan mengimplementasikan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera serta menggelar Rakornas Pengendalian Inflasi 2026 pada akhir Juni. Keberhasilan pengendalian inflasi 2025 yang tercatat 2,92 persen dinilai mencerminkan solidnya sinergi kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
