Ia menjelaskan, perguruan tinggi dan program transmigrasi memiliki tujuan yang sejalan dalam membangun peradaban. Kampus berperan menghasilkan ilmu pengetahuan dan inovasi, sementara kawasan transmigrasi menjadi ruang penerapan berbagai hasil riset agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Iftitah mengapresiasi dukungan sejumlah PTNBH yang telah berkolaborasi dalam Program Transmigrasi Patriot. Pada 2025, program itu melibatkan tujuh kampus, yakni UI, IPB, ITB, Unpad, Undip, UGM, dan ITS. Tahun ini, kolaborasi diperluas dengan bergabungnya Unair, UB, dan Unhas.
“Kami ingin menjadikan kawasan transmigrasi sebagai laboratorium hidup pembangunan Indonesia,” katanya.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap kawasan transmigrasi dapat menjadi pusat pertumbuhan baru yang mempertemukan riset, inovasi, dan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat ilmu pengetahuan dapat dirasakan secara langsung oleh rakyat.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
