TAJUKNASIONAL.COM Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menilai jamu memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kekuatan ekonomi kreatif Indonesia yang mampu bersaing di pasar internasional.
Pernyataan itu disampaikan Teuku Riefky saat menjadi narasumber dalam Podcast Jejamuan: Jelajah Jamu Nusantara Episode 1 di Kepatihan Pakualaman, Yogyakarta, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, jamu tidak hanya merupakan warisan budaya yang telah diwariskan turun-temurun, tetapi juga aset kekayaan intelektual berbasis budaya yang dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
“Jamu harus terus berkembang melalui penguatan brand, IP, dan hak kekayaan intelektualnya sehingga memiliki nilai tambah dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi seluruh ekosistemnya,” ujar Teuku Riefky.
Baca Juga: IDE.IND 2026 Diserbu Pengunjung, Kementerian Ekraf Dorong Produk Kreatif Lokal Go Global
Ia menjelaskan, perkembangan tren hidup sehat telah mengubah posisi jamu yang kini tidak lagi sekadar minuman herbal tradisional. Produk berbasis jamu mulai hadir dalam berbagai sektor ekonomi kreatif, seperti kafe, hotel, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata berbasis wellness.
