Jumat, 5 Desember, 2025

Indikator Ekonomi Menguat, Pemerintah Optimistis 2026 Lebih Cerah

TAJUKNASIONAL.COM Menjelang penutupan tahun 2025, pemerintah menyampaikan optimisme terhadap prospek ekonomi nasional yang diperkirakan terus menguat memasuki 2026. Di tengah tekanan global yang masih berlangsung, sejumlah indikator utama menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia sekaligus mempertegas pondasi menuju pertumbuhan yang lebih tinggi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam The 3rd Trade, Tourism, and Investment Business Forum bertema Indonesian Economic Outlook 2026 di Jakarta, Selasa (2/12/2025), menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci akselerasi ekonomi pada tahun mendatang.

“Menjelang 2026, Indonesia tetap tangguh dan melanjutkan perjalanannya sebagai salah satu negara dengan perekonomian paling dinamis di dunia. Untuk mengoptimalkan seluruh potensinya, kita membutuhkan sinergi kolaboratif,” ujarnya.

Baca Juga: Menko Airlangga Lepas Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Airlangga memaparkan bahwa indikator fundamental ekonomi menunjukkan tren positif. PMI Manufaktur berada di level ekspansif 53,3, Indeks Keyakinan Konsumen mencapai 121,2, sementara pengeluaran rumah tangga meningkat menjadi 312,8 pada pertengahan November. Kinerja perdagangan juga solid dengan surplus USD 35,88 miliar sepanjang Januari–Oktober 2025, mencatat surplus 66 bulan berturut-turut.

Momentum ekonomi diperkirakan semakin kuat berkat program akhir tahun yang dirancang pemerintah untuk mendorong konsumsi, termasuk diskon transportasi pada 22 Desember 2025–10 Januari 2026, gelaran EPIC Sale, Harbolnas, Program BINA, dan 37 agenda pariwisata nasional dengan target nilai transaksi sekitar Rp120 triliun. Sektor pariwisata menunjukkan tren positif dengan 12,75 juta wisman dan 96 juta pergerakan wisatawan nusantara hingga Oktober 2025.

Investasi juga mencatat kinerja impresif dengan realisasi Rp1.434,3 triliun Januari–September 2025, tumbuh 13,7% dan menciptakan 1,95 juta lapangan kerja. Pemerintah menyiapkan APBN Rp2.500 triliun untuk memperkuat ketahanan pangan, energi, pendidikan, dan Program Makan Bergizi Gratis.

“Forum ini bukan hanya untuk menunjukkan stabilitas ekonomi, tapi juga peluang investasi strategis yang mampu menghasilkan kesejahteraan bersama,” kata Airlangga.

IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI

- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -spot_img
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini