Rombongan juga akan meninjau lokasi yang direncanakan menjadi pusat kerja sama Indonesia-Tiongkok, termasuk pembangunan pusat riset padi, sekolah vokasi pertanian, dan pusat pengentasan kemiskinan melalui skema hibah Pemerintah Tiongkok.
Selain Merauke, kunjungan akan berlanjut ke Raja Ampat untuk menjajaki promosi pariwisata, Halmahera Utara untuk pengembangan industri kelapa, serta Manggarai Barat guna memperkuat investasi dan promosi Labuan Bajo di pasar Tiongkok.
Iftitah menegaskan setiap kerja sama yang dibangun harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan, hingga pengurangan kemiskinan di kawasan transmigrasi.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
