Dalam kesempatan yang sama, Iftitah Sulaiman melaporkan kondisi terkini Rempang yang dinilai semakin kondusif. Stabilitas tersebut, kata dia, menjadi modal penting bagi keberlanjutan investasi sekaligus perlindungan terhadap masyarakat terdampak.
Pemerintah, lanjutnya, telah menyerahkan 16 kapal nelayan guna memastikan mata pencaharian warga tetap berjalan.
“Kami laporkan sudah ada 16 kapal nelayan yang diberikan kepada masyarakat. Harapannya mereka tidak hanya pindah tempat, tapi ada pekerjaan yang terus menghasilkan pendapatan,” tegas Iftitah.
Selain agenda peninjauan pembangunan, kedua menteri juga menghadiri perayaan Imlek bersama komunitas Tionghoa Batam. AHY menilai harmoni sosial di kota tersebut menjadi contoh praktik nyata Bhinneka Tunggal Ika dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI
