Sabtu, 14 Februari, 2026

AHY Dorong Solusi Teknologi Hijau Atasi Krisis Sampah Perkotaan

TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah terus memperkuat langkah strategis dalam menangani persoalan sampah yang kian mendesak di berbagai kota besar Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa penanganan krisis sampah harus dilakukan dengan pendekatan teknologi hijau yang efisien dan berkelanjutan.

“Tempat pembuangan sampah saat ini sudah berada pada titik krisis. Kita membutuhkan solusi efisien, berbiaya terjangkau, dan berbasis teknologi untuk mengurangi serta mengubah gunungan sampah menjadi energi baru,” ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Baca Juga: Menko AHY Tekankan Kehati-hatian dan Kolaborasi Global dalam Proyek Giant Sea Wall Pantura

AHY menyoroti kondisi serius di wilayah perkotaan seperti Jakarta, di mana produksi sampah mencapai 7.000–8.000 ton per hari, menyebabkan penumpukan jutaan ton di tempat pembuangan akhir (TPA). “Sampah yang menggunung seperti gedung bertingkat bisa longsor saat hujan besar, dan ini mengancam kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Menurut AHY, pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah terpadu menjadi bagian penting dari ketahanan kota dan perlindungan lingkungan. Pemerintah, kata dia, akan memperkuat fasilitas konversi sampah menjadi energi dan mempercepat modernisasi TPA di seluruh daerah. “Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga soal ketahanan kota dan kesehatan publik,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa hingga kini 246 dari 343 TPA open dumping telah ditutup atau direvitalisasi, setara dengan penurunan timbunan sampah nasional sebesar 21,85 persen atau 12,37 juta ton per tahun.

Hanif menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari target RPJMN Presiden Prabowo Subianto, yaitu pengelolaan 51 persen sampah nasional pada 2025 dan 100 persen pada 2029. Untuk memperkuat upaya tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup juga membentuk Waste Crisis Center (WCC) guna memantau kapasitas TPA secara real-time dan mempercepat penanganan daerah dengan status darurat sampah.

IKUTI BERITA TERBARU TAJUK NASIONAL, MELALUI MEDIA SOSIAL KAMI

- Advertisement -
- Advertisement -spot_imgspot_img
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini