TAJUKNASIONAL.COM Pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan Pemilu berlangsung lebih cepat kembali menjadi sorotan.
Di tengah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang masih berjalan, wacana tersebut dinilai berpotensi mengganggu fokus politik nasional karena Pemilu 2029 masih cukup jauh.
Dalam potongan video yang beredar di media sosial, Budi Arie terlihat duduk bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sebuah forum. Ia terdengar membicarakan kemungkinan momentum politik dan Pemilu yang berlangsung lebih cepat dari jadwal.
“Tadi saya sudah bisikkan ke Pak Jokowi, ‘Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?’ Apakah kita mau? Belum tentu kita mau,” kata Budi Arie.
Baca Juga: Kapan RUU Perampasan Aset Rampung? Ini Keterangan dari DPR RI
“Kita masih ngomong, ‘Oh ini Pemilu 2029, Pemilu 2029’. Kalau terjadi percepatan bagaimana? Kita siap enggak?” imbuhnya.
Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai alasan Budi Arie mengangkat isu percepatan Pemilu ketika agenda politik nasional seharusnya masih berfokus pada pelaksanaan program pemerintahan.
Gerindra Soroti Wacana Budi Arie
Juru bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso secara tegas mengatakan partainya tidak terpengaruh oleh pernyataan tersebut. Gerindra memilih berkonsentrasi mengawal program Presiden Prabowo daripada membicarakan Pemilu 2029 yang dinilai masih terlalu dini.
“Kami fokus menyukseskan program Pak Prabowo, tidak ada pembahasan untuk 2029, masih jauh untuk dibahas,” kata Sugiat saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (25/8).
Sikap tersebut memperlihatkan kontras antara fokus pemerintahan dengan wacana yang disampaikan Budi Arie. Ketika pemerintah masih memiliki agenda panjang untuk memenuhi janji dan program kepada masyarakat, pembicaraan mengenai percepatan Pemilu justru berpotensi mengalihkan perhatian publik ke pertarungan politik yang belum waktunya.
Sugiat bahkan meminta agar pertanyaan mengenai maksud pernyataan tersebut langsung diarahkan kepada Budi Arie.
“Jadi terkait pernyataannya, hanya Budi Arie yang tahu sendiri maksudnya, silakan ditanya ke yang bersangkutan, kita tidak terpengaruh dengan itu,” ujar Sugiat.
Baca Juga: Hadapi Era Green Jobs, Afriansyah Noor Minta Daerah Mulai Siapkan Tenaga Kerja
Projo Berikan Klarifikasi
Sekretaris Jenderal DPP Projo Fredy Alex Damanik kemudian menjelaskan bahwa video yang beredar merupakan potongan dan bukan rekaman utuh.
