TAJUKNASIONAL.COM Mantan Komisaris Independen PT PELNI, Dede Budhyarto, mengkritik anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung setelah menyarankan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatannya. Dede menilai Rocky perlu lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di ruang publik setelah masuk ke dalam jajaran pemerintahan.
Kritik tersebut disampaikan Dede melalui akun X pribadinya, sebagaimana dikutip pada Sabtu (10/10/2026). Ia menyoroti pernyataan Rocky yang meminta Gibran mundur untuk mencegah potensi amuk massa dan menghindari keterkaitan Presiden Prabowo Subianto dengan polemik pencalonan wakil presiden.
“Sebagai anggota Wantimpres, Rocky Gerung seharusnya lebih berhati-hati saat berbicara di podcast omon omon, terlebih ketika menyebut Wapres sebaiknya mengundurkan diri,” tulis Dede.
Menurut Dede, posisi Rocky sebagai anggota Wantimpres menuntut kehati-hatian dalam berkomunikasi, terutama ketika menyampaikan pandangan mengenai isu sensitif yang berkaitan dengan pimpinan negara.
Dede Bandingkan Rocky Gerung dengan Yusril Ihza Mahendra
Dede juga membandingkan pernyataan Rocky dengan sikap Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, yang memilih tidak memberikan komentar substantif mengenai persoalan ijazah Gibran dari perspektif hukum tata negara.
Menurut Dede, sikap Yusril menunjukkan pentingnya menjaga etika komunikasi di lingkungan pemerintahan, terutama ketika isu yang dibahas menyangkut presiden dan wakil presiden.
“Menko Yusril mengingatkan terkait putusan MK, bahwa dalam kabinet tidak elok mengomentari Wakil Presiden. Mungkin itu juga teguran bagi Rocky: jangan sampai lupa bahwa dirinya kini berada di dalam pemerintahan,” kata Dede.
Sebelumnya, Yusril menyampaikan sikapnya saat ditemui di Gedung Trinity, Jakarta, Sabtu (10/10/2026). Ia mengatakan memilih tidak berkomentar mengenai persoalan tersebut meskipun memiliki latar belakang keilmuan hukum tata negara.
“Saya sendiri walaupun selama ini belajar hukum tata negara, tetapi saya merasa tidak pada posisi berkomentar pada persoalan ini,” ujar Yusril.
Ia juga mengingatkan bahwa anggota kabinet dan Wantimpres perlu menghormati hierarki serta kepemimpinan nasional.
“Saya ini anggota kabinet ya, beliau ini juga anggota kabinet. Bagaimanapun Pak Presiden dan Pak Wakil Presiden itu atasan kami,” lanjutnya.
Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur
Polemik ini bermula dari pernyataan Rocky Gerung dalam tayangan kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Kamis (8/10/2026). Dalam tayangan tersebut, Rocky menyarankan Gibran menunjukkan sikap besar hati dengan mengundurkan diri dari jabatan wakil presiden.
Rocky mengaitkan sarannya dengan pertimbangan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai dokumen pendidikan luar negeri yang digunakan dalam proses pencalonan Gibran pada Pilpres 2024.
“Alangkah elegannya Gibran mengundurkan diri, untuk mencegah amuk massa, untuk mencegah Presiden dikait-kaitkan dengan pasangan yang ilegal,” ujar Rocky.
