TAJUKNASIONAL.COM Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) pada Senin (14/9/2026). Sebagai penggantinya, Prabowo menunjuk Suahasil Nazara sebagai Bendahara Negara.
Penunjukan tersebut menempatkan Suahasil pada posisi baru setelah sebelumnya bertahun-tahun berada di lingkungan Kementerian Keuangan.
Ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak Oktober 2019 dan mendampingi Sri Mulyani Indrawati sebelum kembali dipercaya dalam pemerintahan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka.
Rekam jejak panjang di bidang ekonomi, akademik, kebijakan fiskal, dan pemerintahan menjadi bagian dari perjalanan Suahasil hingga akhirnya dipercaya memimpin Kementerian Keuangan.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan Baru
Pendidikan Suahasil Nazara
Suahasil Nazara lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Ia menempuh pendidikan ekonomi di Universitas Indonesia (UI) dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1994.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Suahasil melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Ia memperoleh gelar Master of Science (MSc) dari Cornell University pada 1997.
Pendidikan akademiknya berlanjut hingga jenjang doktoral. Pada 2003, Suahasil meraih gelar Doctor of Philosophy (PhD) dari University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat.
Latar belakang akademik tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya sebagai ekonom dan perumus kebijakan publik.
Berawal dari Dosen UI
Sebelum menduduki berbagai posisi strategis di pemerintahan, Suahasil mengawali kariernya sebagai akademisi.
Ia mulai mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) sejak 1999. Karier akademiknya berkembang hingga pada 2009 ia dikukuhkan sebagai guru besar atau profesor di bidang ilmu ekonomi.
Di lingkungan FEB UI, Suahasil pernah dipercaya menjadi Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi pada 2004-2005.
Ia kemudian menjadi Kepala Lembaga Demografi pada 2005-2008 dan Ketua Departemen Ilmu Ekonomi pada 2009-2013.
Pengalaman tersebut memperkuat rekam jejak Suahasil sebagai akademisi yang kemudian banyak terlibat dalam perumusan kebijakan ekonomi pemerintah.
Masuk ke Lingkar Kebijakan Ekonomi Pemerintah
Suahasil mulai aktif dalam berbagai lembaga dan tim kebijakan pemerintah sejak 2009. Ia pernah menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009-2011.
Ia juga dipercaya menjadi Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada Kantor Wakil Presiden RI periode 2010-2015.
Pada periode yang hampir bersamaan, Suahasil menjadi anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) pada 2013-2014.
Ia juga aktif dalam Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) serta pernah menjabat Wakil Ketua Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) pada 2009-2015.
BACA JUGA: Anggaran MBG Bakal Dievaluasi, Menkeu Purbaya Bertemu Kepala BGN Baru
Pernah Pimpin Badan Kebijakan Fiskal
Karier Suahasil semakin dekat dengan pengelolaan fiskal ketika ia dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) mulai 6 Februari 2015.
Pada 31 Oktober 2016, ia kemudian dilantik sebagai Kepala BKF definitif.
Pengalaman tersebut membuat Suahasil memiliki rekam jejak langsung dalam penyusunan dan pengembangan kebijakan fiskal sebelum akhirnya dipercaya menduduki posisi Wakil Menteri Keuangan.
Dari Wamenkeu hingga Menteri Keuangan
Pada Oktober 2019, Presiden Joko Widodo menunjuk Suahasil sebagai Wakil Menteri Keuangan untuk mendampingi Sri Mulyani.
Ketika dilantik sebagai Wamenkeu, Jokowi menyebut pengalaman Suahasil di lingkungan Kementerian Keuangan menjadi alasan penting penunjukannya.
“Beliau sudah berkecimpung di Kementerian Keuangan lama jadi tidak perlu diragukan lagi sehingga optimalisasi anggaran bisa dilakukan,” kata Jokowi saat itu.
