Antropolog sosial dan peneliti yang berfokus pada isu masyarakat adat, gerakan sosial, dan politik lingkungan di Indonesia (khususnya Papua dan Flores).
* Karya yang Pernah Dibuat:
Film Dokumenter: Kreator film dokumenter investigasi bertajuk “Pesta Babi” bersama Dandhy Dwi Laksono.
* Buku dan Artikel Ilmiah Terpilih:
Kuasa, Pembangunan dan Pemiskinan Sistematik (2013).
Paradoks Papua: pola-pola ketidakadilan sosial, pelanggaran hak atas pembangunan dan kegagalan kebijakan afirmatif (2011).
Baca Juga:Menteri Ekraf Dorong Penguatan IP Lokal Lewat Film Animasi “Garuda di Dadaku”
Puzzling Confluence of Conservation and Ecotourism in Komodo National Park, Indonesia (2020).
Dragon not for sale: Commodification of nature, indigenous multispecies politics and ecotourism from below in Komodo National Park, Indonesia (2025).
Living space and the struggle against geothermal energy projects in Flores, Indonesia (2026).
* Tulisan Populer dan Opini:
Kontributor aktif di berbagai media seperti Kompas, Tempo, The Conversation, dan Inside Indonesia mengenai isu tata kelola Taman Nasional Komodo, penolakan pemekaran di Papua, dan politik pembangunan.
Nah, itulah ulasan profil Cypri Paju Dale.
Yang menjadi satu di antara sosok penting di balik lahirnya film viral “Pesta Babi:Kolonialisme di Zaman Kita”. (*)
