Sementara itu, akumulasi luas lahan terbakar di enam provinsi dalam 24 jam terakhir mencapai 1.308 hektare.
Data tersebut menggambarkan tantangan penanganan karhutla yang masih berlangsung.
Pemerintah kini mendorong upaya pencegahan dan pengendalian agar risiko kebakaran berulang dapat ditekan.
Pembangunan embung dan sumur bor, pemetaan titik rawan, serta penguatan operasi udara dan darat menjadi sejumlah langkah yang diarahkan untuk mempercepat penanganan.
Pelaksanaannya di lapangan akan menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan.

