Prabowo Kaitkan dengan Persaingan Geopolitik
Prabowo kemudian mengaitkan persoalan tersebut dengan persaingan geopolitik. Ia menilai posisi Indonesia sebagai negara dengan sumber daya alam besar membuat kepentingan berbagai pihak ikut berhadapan.
Presiden juga menyinggung proyeksi Indonesia yang diperkirakan dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia pada masa mendatang.
Menurut Prabowo, persaingan geopolitik merupakan arena yang keras dan tidak selalu didasarkan pada hubungan pertemanan antarnegara.
“Because there are no permanent friends, and no permanent enemy, yang ada kepentingan abadi,” ujar Prabowo.
Sebelumnya, dalam program yang sama, Prabowo juga mengaitkan penertiban under-invoicing dengan upaya pemerintah mengamankan penerimaan negara dan memastikan hasil kekayaan alam Indonesia memberikan manfaat bagi masyarakat.
