Polemik Baliho Jokowi di Solo, Gerindra Pertanyakan Penggunaan Fasilitas Pemkot

TAJUKNASIONAL.COM Pemasangan baliho ucapan selamat ulang tahun ke-65 Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) oleh Pemerintah Kota Solo memunculkan sorotan dari Partai Gerindra.

Ketua DPC Gerindra Solo, Ardianto, mengaku kecewa karena perlakuan serupa tidak diberikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang saat ini menjabat kepala negara.

Polemik bermula setelah sejumlah baliho ucapan ulang tahun Jokowi terlihat terpasang di beberapa titik strategis di Kota Solo. Dalam baliho tersebut terpampang foto Jokowi mengenakan kemeja putih lengkap dengan logo Pemerintah Kota Surakarta serta identitas promosi daerah “Solo The Spirit of Java”.

Berdasarkan informasi yang diterima DPC Gerindra Solo, baliho tersebut tidak hanya terpasang di satu lokasi. Ardianto menyebut terdapat sejumlah titik pemasangan yang menggunakan fasilitas baliho milik pemerintah daerah.

“Saya dapat laporan dari beberapa rekan-rekan bahwa ada semacam ucapan dari beliaunya ada di beberapa titik dan semuanya menggunakan baliho milik Pemkot Surakarta,” kata Ardianto kepada wartawan, Senin (22/6/2026).

Baca Juga: Memanas! PDIP Tuding Ada Campur Tangan Gibran dalam Kasus Pemberian Uang ke BEM FH UBK

Menurut Ardianto, keberadaan baliho tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan kader Gerindra. Pasalnya, hingga saat ini ia mengaku tidak pernah melihat pemasangan baliho serupa dari Pemerintah Kota Solo untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada Presiden Prabowo Subianto.

Ia menilai hal tersebut menjadi perhatian karena Wali Kota Solo, Respati Ardi, diketahui merupakan kader Partai Gerindra. Oleh sebab itu, Ardianto mempertanyakan alasan di balik pemasangan baliho ucapan ulang tahun untuk Jokowi yang menggunakan atribut pemerintah daerah.

“Kenapa ketika Pak Prabowo kok tidak ada ucapan? Ini membuat saya juga agak kecewa. Padahal beliau juga menjadi kader Gerindra,” ujarnya.

Meski menyampaikan kekecewaan, Ardianto mengaku belum ingin berspekulasi mengenai kemungkinan adanya motif politik di balik pemasangan baliho tersebut. Ia memilih untuk melakukan klarifikasi langsung kepada Wali Kota Solo terkait kebijakan tersebut.

Menurutnya, perlu ada penjelasan mengenai proses pengadaan dan penggunaan fasilitas pemerintah daerah dalam pemasangan baliho ucapan ulang tahun tersebut. Terlebih, baliho yang digunakan menampilkan identitas resmi Pemerintah Kota Solo.

“Nanti coba kita tanyakan secara pribadi antara saya dengan Mas Wali,” katanya.

Baca Juga: Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Kelanjutan Kasus Ijazah Jokowi

Selain itu, Ardianto juga menyoroti kemungkinan penggunaan anggaran daerah dalam penyediaan baliho tersebut. Ia menilai transparansi penting dilakukan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini