Sebelumnya, Universitas Bung Karno telah menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum Muhammad Abdi Maludin setelah yang bersangkutan mengakui menerima uang Rp20 juta. Kampus juga telah membentuk tim investigasi dan Komisi Etik untuk mendalami kasus tersebut.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Wakil Presiden terkait tuduhan yang disampaikan Deddy Sitorus. Sementara proses investigasi internal kampus masih terus berlangsung.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
