“TNI adalah institusi yang besar bukan karena besarnya. Dia tetap prajurit yang dilatih, dipersenjatai, diorganisir. Kalau pemimpinnya nggak benar, bahaya sekali,” tuturnya.
Pernyataan Gatot kembali membuka perdebatan publik mengenai relasi sipil-militer, promosi jabatan di tubuh TNI, serta dinamika politik pada masa pemerintahan Jokowi.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
