Daftar 12 Pejabat yang Terjaring OTT KPK Januari-Juni 2026

TAJUKNASIONAL.COM Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat 12 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Penindakan tersebut menyasar berbagai sektor, mulai dari perpajakan, pemerintahan daerah, pengadaan barang dan jasa, hingga lingkungan peradilan.

Selain OTT, KPK mencatat 72 penerbitan surat perintah penyidikan, 76 perkara dilimpahkan ke pengadilan, dan 119 terdakwa menjalani proses persidangan selama semester pertama 2026.

Berikut sejumlah pejabat yang disebut terjaring dalam rangkaian OTT KPK tersebut.

1. Dwi Budi — Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Dwi Budi (DWB) merupakan Kepala KPP Madya Jakarta Utara.

Ia terseret perkara dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak. Penindakan berlangsung pada Januari 2026.

2. Sudewo — Bupati Pati

Bupati Pati Sudewo (SDW) terjaring OTT KPK pada Januari 2026. Perkara yang menjeratnya berkaitan dengan dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa.

Sudewo juga kemudian terseret perkara dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan DJKA Kementerian Perhubungan.

3. Maidi — Wali Kota Madiun

Maidi (MD), Wali Kota Madiun, ditetapkan sebagai tersangka setelah OTT KPK pada Januari 2026.

Kasusnya berkaitan dengan dugaan pemerasan serta penerimaan fee proyek dan dana CSR di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

4. Muhammad Fikri Thobari — Bupati Rejang Lebong

Muhammad Fikri Thobari (MFT) merupakan Bupati Rejang Lebong periode 2025-2030.

Ia terjerat perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji yang berkaitan dengan pengaturan proyek.

5. Fadia Arafiq — Bupati Pekalongan

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (FAR) terjaring OTT pada Maret 2026.

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing atau tenaga alih daya dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemkab Pekalongan.

6. Syamsul Auliya Rachman — Bupati Cilacap

Syamsul Auliya Rachman (AUL) ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah.

Praktik tersebut disebut berkaitan dengan permintaan tunjangan hari raya (THR).

7. Mulyono — Kepala KPP Madya Banjarmasin

Mulyono (MLY) terjerat perkara dugaan korupsi pengajuan restitusi pajak.

KPK menyebut terdapat dugaan penerimaan janji hadiah dalam perkara tersebut.

8. Gatut Sunu Wibowo — Bupati Tulungagung

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (GSW) terjaring OTT pada April 2026.

Ia diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

KPK menyebut target yang diminta mencapai sekitar Rp5 miliar, dengan realisasi sekitar Rp2,7 miliar.

9. Rizal — Pejabat Ditjen Bea dan Cukai

Rizal (RZL), yang pernah menjabat Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang.

10. Silmy Karim — Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Silmy Karim (SK) disebut terjerat perkara dugaan korupsi terkait pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).

Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini