Sementara itu, data BPS menunjukkan inflasi beras secara tahunan pada Juli 2026 berada di level 3,10 persen. Angka tersebut menurun dibandingkan Mei sebesar 4,55 persen dan Juni sebesar 3,98 persen.
Meski demikian, pemerintah tetap memperketat pengawasan.
Langkah tersebut juga dilakukan setelah ditemukan ketidaksesuaian pada sejumlah produk beras fortifikasi, mulai dari persoalan label, mutu, kandungan gizi hingga harga yang dinilai melampaui HET beras premium.

