Eks Kader NasDem dan PDI Pindah ke PSI, Ini Daftar Nama dan Alasan Mereka Hijrah Politik

TAJUKNASIONAL.COM Fenomena perpindahan kader partai politik ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin mencuri perhatian publik.

Sejak 2025, partai yang dipimpin Kaesang Pangarep ini tercatat telah menerima sedikitnya sembilan mantan kader dari berbagai partai politik.

Mayoritas kader yang bergabung berasal dari Partai NasDem, menunjukkan adanya pergeseran dinamika politik menjelang kontestasi nasional mendatang.

Eks NasDem Dominasi

Tiga nama awal yang bergabung dengan PSI adalah Ahmad Ali, Bestari Barus, dan Rusdi Masse Mappasessu.

Ahmad Ali dan Bestari lebih dulu resmi bergabung pada September 2025, disusul Rusdi Masse pada Januari 2026.

Baca Juga:Kejati DKI Tangani Kasus Dugaan Korupsi 2023–2024, Siapa Menteri PU Saat Itu?

Ahmad Ali bahkan dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Ketua Harian DPP PSI. Ia mengungkapkan alasan kepindahannya karena melihat PSI sebagai partai dengan masa depan cerah.

“Ya bagi saya partai PSI ini partai masa depan,” ujar Ahmad Ali usai pelantikan.

Ia juga menilai perpindahan dalam politik merupakan hal lumrah, terutama ketika ada kesamaan visi dan relasi yang telah terbangun sebelumnya.

Eks PDI-P hingga PKS Ikut Bergabung

Selain dari NasDem, PSI juga menerima kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), yakni Nina Agustina. Ia mengaku telah mendapatkan restu dari Joko Widodo sebelum memutuskan bergabung.

Dalam agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI, Kaesang juga memperkenalkan sejumlah nama baru, termasuk:

  • Hendra Joni (eks NasDem)
  • Lutfi Halide (eks NasDem)
  • Resky Mulfiati Lutfi (eks NasDem)
  • Vera Firdaus (eks PKS)
  • Ikrar Kamaruddin (eks Demokrat)

Selain itu, terdapat pula tokoh non-partai seperti Muhammad Asrul dan Al Habib Syarif Husain yang turut merapat.

Baca Juga: Sidang Korupsi DJKA Ungkap Dugaan Dana Pilpres, Nama Budi Karya Disorot di Persidangan

PSI Klaim Tren Terus Meningkat

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, menyebut tren bergabungnya kader dari berbagai partai masih akan terus berlanjut.

“(Jumlahnya) banyak, banyak, dan terus bergabung, angkanya terus bergerak,” ujarnya.

Menurut Grace, PSI membuka diri bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang politik. Ia menegaskan bahwa partainya mengusung konsep keterbukaan dan partisipasi luas bagi masyarakat.

“PSI adalah partai super terbuka di mana semua orang diterima,” katanya.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini