TAJUKNASIONAL.COM Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tengah menangani dugaan kasus korupsi pada kegiatan infrastruktur tahun anggaran 2023–2024 di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.
Penanganan perkara ini ditandai dengan penggeledahan yang dilakukan di sejumlah titik strategis kementerian.
Tim penyidik diketahui mendatangi Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), termasuk melakukan pemeriksaan di ruang kerja pejabat terkait.
Dari kegiatan tersebut, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen administrasi dan perangkat elektronik untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Kasus yang tengah didalami ini disebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran negara pada sejumlah item kegiatan.
Proses penyidikan masih berjalan untuk mengungkap konstruksi perkara, termasuk pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Seiring dengan itu, muncul pertanyaan publik mengenai siapa yang menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum pada masa 2023–2024.
Pada periode tersebut, jabatan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dipegang oleh Mochamad Basuki Hadimuljono.
Basuki Hadimuljono merupakan sosok birokrat senior dengan latar belakang teknik yang kuat.
Ia lahir pada 5 November 1954 dan merupakan lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada bidang geologi rekayasa.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, ia mengabdikan diri sebagai pegawai negeri sipil di Kementerian Pekerjaan Umum.
Dalam perjalanan kariernya, Basuki melanjutkan pendidikan magister dan doktor di Universitas Negeri Colorado melalui beasiswa kementerian.
