Penangkapan Maduro turut menjadi perhatian serius bagi Korea Utara, yang selama puluhan tahun menuding Amerika Serikat berupaya melakukan pergantian rezim terhadap negara-negara yang tidak sejalan dengan kepentingannya. Kekhawatiran serupa disebut menjadi alasan utama Pyongyang mengembangkan program nuklir dan misil balistik sebagai langkah pencegahan.
Baca Juga: Profil Nicolas Maduro Presiden Venezuela yang Ditangkap Amerika Serikat, Pernah jadi Supir Bus
“Kebijakan agresif Amerika Serikat membuktikan bahwa negara-negara berdaulat harus memperkuat kemampuan pertahanan mereka untuk melindungi diri dari intervensi,” tulis KCNA.
Korea Utara dikenal sebagai salah satu pendukung vokal pemerintahan sosialis Venezuela di bawah kepemimpinan Nicolás Maduro.
Hubungan kedua negara terjalin erat, terutama dalam isu perlawanan terhadap dominasi Amerika Serikat di panggung internasional.
Kasus penangkapan Maduro pun berpotensi memicu ketegangan geopolitik baru, terutama di tengah meningkatnya kritik global terhadap peran Amerika Serikat sebagai “polisi dunia”.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
