Israel Hancurkan Jembatan Terakhir Penghubung ke Lebanon Selatan, Prajurit Indonesia di Pasukan Perdamaian PBB UNIFIL dan Warga Sipil Terancam

Termasuk di antaranya Batalyon Mekanis atau Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL.

Di mana posisi markasnya ada di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.

Dengan markas utama ada di UNP 7-1.

Dan sisanya tersebar di beberapa titik lain seperti UNP 9-63, UNP 9-15, UNP 7-3, dan UNP 9-2.

Batalyon inilah yang pada akhir Maret 2026 lalu jadi korban serangan langsung Israel ke markas pasukan perdamaian PBB UNIFIL.

Baca Juga:  Profil Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan: Prajurit TNI Gugur di Lebanon saat Jalankan Misi Ini

Sehingga membuat tiga prajurit TNI di Lebanon gugur pada akhir Maret 2026 kemarin.

Aksi serangan terbaru pasukan Israel menargetkan infrastruktur penting dan strategis di Lebanon Selatan itu membuat warga sipil setempat dan juga pasukan Indonesia di Lebanon Selatan sekali lagi terancam!

Lantaran kini jadi terisolasi dari sisi utama Lebanon.

Membuat jalur distribusi logistik dan perpindahan orang serta barang dari sisi Selatan ke sisi lainnya menjadi sangat amat sulit.

Baca Juga: 3 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Diserang Israel, UNIFIL PBB Gelar Upacara Penghormatan Khusus

Saat ini, sedikitnya ada lebih dari 700 orang pasukan Indonesia di Lebanon yang bertugas di bawah bendera pasukan perdamaian PBB – UNIFIL.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini