TAJUKNASIONAL.COM Israel meningkatkan eksalasi konflik di Lebanon !
Terbaru, sebuah serangan militer yang menargetkan infrastruktur penting turut berimbas pada keamaan warga sipil dan juga pasukan Indonesia di Lebanon.
Yakni yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB, United Nations Interim Force in Lebanon, atau UNIFIL.
Serangan terbaru yang dilancarkan pasukan Israel tersebut adalah bombardement yang menargetkan jembatan di atas sungai Litani yang ada di wilayah sekitar Sohmor dan Mashghara.
Sebuah wilayah penting yang ada di wilayah kegubernuran Beka’a, Lebanon.
Baca Juga: SBY Ungkap Sejarah Kontingen Garuda di Lebanon, Kini Jadi Bagian Kabinet Prabowo
Aksi beringas Israel menyasar infrasturktur sipil Lebanon tersebut langsung membuat publik dunia berang!
Kecaman satu di antaranya dilayangkan oleh Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa (The Economic and Social Council – ECOSOC United Nations).
Perwakilan ECOSOC UN, Muhammad Safa, dalam unggahan terbarunya bahkan menyebut jembatan di wilayah Sohmor dan Mashghara tersebut adalah fasilitas terakhir yang bisa menghubungkan wilayah Lebanon Selatan ke sisi utama Lebanon lainnya.
Praktis dengan dihancurkannya jembatan di atas sungai Latani yang ada di wilayah Sohmor dan Mashghara itu, membuat wilayah Lebanon selatan menurut Muhammad Safa kini terisolasi !
Alhasil, warga sipil yang ada di wilayah Lebanon Selatan tidak bisa bermigrasi untuk menghindari area pertempuran di perang Israel Vs Hizbullah saat ini.
Distribusi logistik seperti pengiriman bahan makanan pokok, obat-obatan ke wilayah Lebanon selatan saat ini juga terputus!
Baca Juga: Isreal Kembali Berulah! Markas Pasukan Indonesia di Lebanon UNIFIL Disasar
“Israel menghancurkan jembatan terakhir yang menghubungkan Lebanon Selatan dengan seluruh wilayah negara tersebut,”
“Apa yang sedang dilakukan Israel di Lebanon selatan saat ini jelas ditujukan untuk pembersihan etnis dan kolonisasi,”
