Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan rapat tersebut dihadiri delapan pimpinan kementerian/lembaga dari pemerintah pusat dan 10 pimpinan pemerintah daerah.
Unsur yang hadir antara lain gubernur, kapolda, pangdam, Basarnas, BMKG, serta BNPB daerah.
Dengan 3.704 hotspot terdeteksi dalam 24 jam, penanganan karhutla Kalbar kini menjadi perhatian langsung pemerintah pusat. Data tersebut sekaligus menjadi dasar untuk memperkuat pemadaman, operasi modifikasi cuaca, serta langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas.
