Sudah Minta Maaf atas Materi Lawakan yang Singgung Adat Toraja, Pandji Pragiwaksono Terancam Adat 50 Kerbau

Ia mengaku telah berdialog dengan Rukka Sombolinggi, Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), dan menyadari kekeliruannya.

“Dari obrolan kami, saya menyadari bahwa joke yang saya buat memang ignorant. Untuk itu, saya ingin meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Toraja yang tersinggung dan merasa dilukai,” tulis Pandji.

Pandji juga menyatakan akan bersikap kooperatif terhadap proses hukum dan adat yang sedang berlangsung.

Ia berharap kasus ini bisa menjadi pembelajaran, baik bagi dirinya maupun para komika lain, agar lebih sensitif dalam membahas isu-isu budaya dan adat.

Baca juga: Isu Perselingkuhan Hamish Daud Mencuat Lewat Unggahan Pinterest dengan Judul “Future House”

“Saya berharap kejadian ini tidak membuat para komika berhenti membicarakan SARA. Indonesia adalah negara yang beragam, dan penting untuk terus mengangkat budaya dengan cara yang menghormati,” tambahnya.

Pandji menutup pernyataannya dengan ajakan agar para pelawak dan seniman di Indonesia terus berkarya dengan lebih bijak dan menghormati nilai-nilai budaya bangsa.

Meski begitu, Padji terancam harus membayar denda adat hingga 50 kerbau.

Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini