Aksi cepat tanggap tersebut merupakan tindak lanjut dari penggalangan dana yang dilakukan selama 24 jam, di mana lebih dari 87 ribu orang berpartisipasi membantu para korban bencana.
“Dalam 24 jam, donasinya menembus Rp10,3 miliar,” tulis Malaka Project dalam unggahan resminya pada 2 Desember 2025.
Ferry juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang memperlancar proses pengiriman, terutama kerja sama dengan @kitabisacom dan bantuan transportasi dari Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara).
Baca juga: Menko AHY Jelaskan Tantangan Distribusi Bantuan Logistik Pascabencana ke Aceh Tengah
Kolaborasi itu dinilai sangat penting karena memungkinkan proses pengumpulan, pemuatan, hingga distribusi barang berlangsung cepat dan efisien.
Bantuan turut menjangkau pelosok Langkat, Sumatra Utara, di mana terdapat titik pengungsian dengan sekitar 2.000 jiwa yang bertahan di pos darurat minim fasilitas di atas jalur kereta api.
Beberapa lokasi bahkan hanya dapat diakses menggunakan perahu, namun tim relawan tetap berupaya memastikan bantuan tiba tepat sasaran.
Ferry menyampaikan terima kasih kepada para relawan yang terus bergerak di lapangan tanpa kenal lelah.
Baca dan Ikuti Media Sosial Tajuk Nasional, KLIK DISINI
