TAJUKNASIONAL.COM Wabah virus Nipah kembali menyita perhatian dunia setelah India melaporkan sejumlah kasus infeksi terbaru di negara bagian Benggala Barat.
Situasi ini mendorong negara-negara di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara meningkatkan kewaspadaan, termasuk dengan memperketat pemeriksaan kesehatan di bandara serta perbatasan internasional.
Mengutip laporan media internasional, sedikitnya lima kasus virus Nipah telah terkonfirmasi di Benggala Barat.
Hampir 100 orang dilaporkan harus menjalani karantina sebagai langkah pencegahan untuk menekan potensi penyebaran lebih luas.
Sejumlah pasien diketahui merupakan tenaga kesehatan yang tertular saat menangani pasien di fasilitas medis.
Merespons perkembangan tersebut, Thailand mulai menerapkan skrining kesehatan bagi penumpang pesawat yang datang dari wilayah terdampak di India.
Otoritas kesehatan setempat juga membagikan kartu peringatan kesehatan berisi informasi gejala dan imbauan agar masyarakat segera mencari pertolongan medis jika mengalami keluhan tertentu.
Langkah serupa turut dilakukan Nepal dengan memperketat pengawasan di bandara internasional dan pos lintas batas darat.
Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang pertama kali teridentifikasi pada akhir 1990-an.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat kelelawar buah sebagai reservoir alami virus ini.
Baca juga:Â Antisipasi Ancaman Virus Nipah, Thailand Aktifkan Protokol Era Covid-19
Penularan dapat terjadi dari hewan ke manusia, maupun antarmanusia melalui kontak erat dengan cairan tubuh.

