TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah Thailand kembali mengaktifkan sejumlah langkah pengendalian penyakit yang sebelumnya diterapkan saat pandemi Covid-19.
Kebijakan ini diambil sebagai upaya pencegahan masuk dan menyebarnya virus Nipah, menyusul laporan munculnya kasus di Benggala Barat, India.
Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, menyatakan bahwa sistem pengawasan kesehatan masyarakat telah disesuaikan dengan mekanisme yang terbukti efektif saat Thailand menghadapi pandemi Covid-19.
Langkah tersebut mencakup peningkatan skrining kesehatan, terutama di pintu-pintu masuk internasional.
“Kami menyesuaikan sistem penyaringan berdasarkan pengalaman penanganan Covid-19 untuk memastikan kesiapsiagaan maksimal,” ujar Anutin, Senin (26/1/2026).
Virus Nipah diketahui merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, dengan kelelawar buah sebagai inang alami.
Virus ini menyerang sistem pernapasan dan dapat menyebabkan peradangan otak akut atau ensefalitis, dengan tingkat kematian yang tergolong tinggi.
Hingga kini, belum tersedia obat maupun vaksin khusus untuk menangani infeksi Nipah.
Baca juga: Virus Super Flu Bisa Bikin Tubuh Lelah Berkepanjangan, Ini Cara Mempercepat Penyembuhannya!
Meski belum ditemukan kasus di Thailand, pemerintah menilai kewaspadaan tetap harus ditingkatkan.
