Kholid mengatakan, hubungan kedua oknum tersebut sebelumnya telah menjadi pembicaraan di lingkungan sekolah.
Dalam penelusuran, diketahui rekaman berasal dari kamera yang dipasang atas inisiatif pihak tertentu dan bukan merupakan aset resmi sekolah.
“Iya, jadi itu kamera CCTV yang dipasang secara inisiatif, bukan CCTV aset sekolah,” ujar Kholid.
Hingga kini, Dindikbud belum menerima laporan dari keluarga kedua pihak. Kholid menegaskan, dinas berfokus pada penanganan dari sisi kedinasan dan kepegawaian.
“Yang penting sekarang kami sebagai dinas sudah menangani kasus mereka secara profesional secara kedinasan atau kepegawaian,” ujarnya.
Baca juga: [VIRAL] Hasil Survei Terbaru: Suka dengan Prabowo Jadi Alasan Masyarakat Pilih Gerindra
Kasus tersebut menjadi perhatian karena dugaan peristiwa terjadi di lingkungan sekolah yang semestinya menjadi ruang aman bagi siswa dan kegiatan belajar mengajar.
