Penambahan jam operasional membutuhkan tenaga tambahan agar pelayanan tetap berjalan tanpa membebani operator yang sudah bekerja.
“Karena mereka juga capek kan pengen diganti juga cuma kan nggak secepat itu bisa nyari orang yang bisa gantiin,” kata Tria.
Operasional 24 jam di tengah krisis BBM
Permintaan agar SPBU beroperasi selama 24 jam muncul di tengah antrean panjang kendaraan yang ingin mengisi BBM di Bali.
Kekhawatiran masyarakat akan kehabisan bahan bakar turut meningkatkan kepadatan di sejumlah SPBU.
Namun, keterbatasan jumlah operator menjadi tantangan bagi pengelola dalam menyesuaikan jam operasional dengan lonjakan permintaan.
Peristiwa di SPBU Jalan Diponegoro itu memperlihatkan persoalan yang dihadapi petugas di lapangan ketika kebutuhan pelayanan publik meningkat secara mendadak.
Di satu sisi, masyarakat membutuhkan akses BBM, tetapi di sisi lain, operator juga membutuhkan waktu istirahat dan pengaturan kerja yang memadai.
Ketersediaan tenaga kerja dan pengaturan sif menjadi faktor penting agar pelayanan BBM dapat terus berlangsung tanpa mengabaikan kondisi pekerja.

