TAJUKNASIONAL.COM Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) melanda sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Makassar, Sulawesi Selatan, dalam sepekan terakhir.
Kondisi tersebut memicu antrean kendaraan hingga berkilometer dan membuat sebagian warga memilih membeli BBM dari pengecer dengan harga jauh lebih mahal.
Di sejumlah lokasi, harga Pertalite di tingkat pengecer dilaporkan mencapai Rp35.000 per liter. Lonjakan harga tersebut terjadi ketika masyarakat kesulitan mendapatkan BBM secara langsung di SPBU.
Namun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantah bahwa kondisi tersebut disebabkan oleh kekurangan stok.
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengatakan persediaan BBM di terminal penyimpanan Makassar masih mencukupi dan penyaluran tetap berjalan.
“Stok BBM di terminal Makassar masih cukup dan distribusi berjalan normal,” kata Dwi Anggia.
Menurut Kementerian ESDM, persoalan terjadi akibat meningkatnya konsumsi BBM bersubsidi. Kenaikan harga BBM nonsubsidi mendorong sebagian konsumen beralih menggunakan Pertalite dan Solar.
