Persentase ini meningkat dibandingkan November 2025 yang berada di angka 43,5 persen, lalu naik menjadi 48,4 persen pada survei awal 2026.
Di sisi lain, survei juga menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat terhadap keberadaan program KDMP terus mengalami peningkatan.
Sebanyak 76,9 persen responden mengaku mengetahui atau pernah mendengar mengenai program tersebut pada Juli 2026.
Sebagai perbandingan, tingkat pengenalan publik pada November 2025 baru mencapai 51,5 persen dan meningkat menjadi 54,5 persen pada survei Februari–Maret 2026.
Sementara itu, hanya 23,1 persen responden yang menyatakan belum mengetahui program KDMP.
Menurut Deni Irvani, temuan tersebut menunjukkan sosialisasi program telah menjangkau sebagian besar masyarakat.
Baca juga:Â AHY Terfavorit Cawapres 2029 Versi Anak Muda, Ini Hasil Surveinya
Namun, meningkatnya tingkat pengenalan belum diikuti dengan bertambahnya keyakinan publik terhadap keberhasilan program, sehingga menjadi tantangan bagi pemerintah dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap implementasi Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah.

