Keselamatan Pemain Jadi Prioritas
Erick menegaskan, PSSI tidak ingin mengambil risiko yang dapat membahayakan pemain maupun staf pelatih.
Karena itu, rencana pertandingan tandang ke Yordania tidak akan dipaksakan apabila kondisi keamanan dinilai belum memungkinkan.
“Saya juga mementingkan keselamatan pelatih pemain kita,” ucap Erick.
Sebelumnya, muncul laporan mengenai gangguan keamanan di kawasan Timur Tengah, termasuk informasi penutupan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, hingga 18 Oktober menyusul insiden serangan rudal dan drone.
Perkembangan tersebut perlu dikonfirmasi melalui sumber resmi sebelum dikaitkan langsung dengan keputusan PSSI.
Apabila pertandingan melawan Yordania tetap terlaksana, laga tersebut akan menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia dalam agenda internasional November mendatang.
Timnas Indonesia terakhir kali menjalani pertandingan uji coba tandang melawan Yordania pada Juni 2019.
Hingga keputusan resmi diumumkan, perubahan lokasi, lawan, maupun jadwal pertandingan masih menunggu hasil evaluasi PSSI.

