Revitalisasi dan Transformasi Transmigrasi, Kunci Hadirkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Kawasan

Salah satu contoh adalah pengembangan kawasan Rempang yang dirancang sebagai kawasan permukiman modern dengan dukungan fasilitas pendidikan, infrastruktur perikanan, serta kolaborasi lintas kementerian dan lembaga.

“Pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam pembangunan kawasan transmigrasi, sebagaimana ditunjukkan dalam pengembangan Rempang yang melibatkan berbagai kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Lebih lanjut, transformasi transmigrasi juga didorong melalui program Trans-Patriot yang melibatkan perguruan tinggi dalam riset dan pengembangan potensi ekonomi kawasan.

Program ini dinilai mampu memperkuat keterkaitan antara potensi lokal, investasi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Dampak nyata dari transformasi tersebut mulai terlihat, salah satunya melalui ekspor komoditas unggulan dari kawasan transmigrasi.

Di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, ekspor durian dalam beberapa bulan terakhir telah mencapai ratusan miliar rupiah dan ditargetkan menembus lebih dari Rp1 triliun dalam setahun.

“Ini adalah contoh konkret bahwa kawasan transmigrasi bisa menjadi motor penggerak ekonomi yang berdaya saing global,” ujar Menteri Iftitah.

Baca juga: Kementerian Transmigrasi Siapkan Rp300 Miliar untuk Majukan Kawasan Transmigrasi 2025

Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan kawasan transmigrasi yang modern, produktif, dan berkelanjutan, sehingga mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

- Advertisement -
Berita Terbaru
- Advertisement -
Berita Lainnya
Rekomendasi Untuk Anda
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini