Selain itu, aparat keamanan turut mengantisipasi kemungkinan gangguan terhadap sistem digital yang mendukung penyelenggaraan turnamen.
Mulai dari sistem tiket elektronik, layar stadion, hingga jaringan transportasi menjadi bagian dari infrastruktur yang dipantau secara ketat.
Di sisi lain, kepolisian lokal menghadapi tantangan tambahan berupa keterbatasan personel.
Sejumlah kota tuan rumah dilaporkan masih mengalami kekurangan anggota akibat gelombang pensiun dan pengunduran diri dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, otoritas keamanan Amerika Serikat tetap optimistis dapat menjalankan pengamanan secara maksimal.
Keberhasilan turnamen, menurut mereka, akan diukur dari satu hal sederhana: ketika publik lebih banyak membicarakan pertandingan di lapangan daripada persoalan keamanan di luar stadion.
