Ekspor tersebut merupakan hasil kerja sama lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Badan Karantina Nasional, serta Bea Cukai, bersama pemerintah daerah.
“Beberapa hari lalu kami dari Palu bersama berbagai pihak melepas ekspor durian ke Tiongkok. Salah satunya berasal dari kawasan transmigrasi Bahari Tomini Raya,” kata Iftitah.
Ia menilai capaian ini menunjukkan transformasi program transmigrasi yang kini tidak lagi sekadar memindahkan penduduk.
Program tersebut telah berkembang menjadi motor penggerak ekonomi berbasis kawasan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan potensi yang terus berkembang, pemerintah optimistis kawasan transmigrasi dapat menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat ekonomi nasional, khususnya melalui pengembangan komoditas unggulan bernilai ekspor tinggi seperti durian.
