“Salah satu target saya adalah memenangkan trofi bersama tim nasional, dan kami berhasil mewujudkannya. Lalu melangkah sejauh mungkin di Piala Asia. Serta impian terbesar adalah lolos ke Piala Dunia. Bermain di Piala Dunia bersama Indonesia adalah sesuatu yang istimewa,” kata Emil dalam wawancara dengan jurnalis Italia, Gianluca Di Marzio.
Terpukau Antusiasme Suporter Indonesia
Selain prestasi di lapangan, Emil menyoroti besarnya kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola.
Menurut dia, antusiasme suporter semakin meningkat setelah keberhasilan Skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
“Saya sering kesulitan menjelaskan semangat mereka. Kami harus pindah hotel karena terlalu banyak orang yang menghentikan kami untuk meminta foto dan tanda tangan,” ungkapnya.
Emil juga menilai kultur sepak bola Indonesia memiliki kemiripan dengan Italia, terutama dalam hal fanatisme pendukung.
Ia mengaku terkesan melihat suporter Indonesia menyanyikan lagu-lagu klub besar Italia, seperti Juventus, AC Milan, dan Inter Milan.
Besarnya basis penggemar Indonesia bahkan turut meningkatkan perhatian terhadap klub yang diperkuatnya.
Emil menyebut Sassuolo dikenal penggemar Indonesia karena Jay Idzes, sementara Cremonese dan Rayo Vallecano juga mendapat perhatian serupa.
Baca juga:Â Sedang Proses Jadi WNI, FIFA Restui Taisei Marukawa Bela Timnas Indonesia
Bagi Emil, dukungan tersebut menjadi modal positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Ia berharap keberhasilan di level regional dapat menjadi pijakan untuk mengejar prestasi lebih tinggi, termasuk mewujudkan impian tampil di Piala Dunia 2030.

