Lebih lanjut, ia menilai BGN seharusnya memprioritaskan pembenahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurutnya, masih banyak unit layanan yang belum memenuhi standar, bahkan sempat mengalami penutupan sementara.
“Fokus utama seharusnya pada peningkatan kualitas layanan dan pemenuhan gizi, bukan pada pengadaan barang yang tidak mendesak,” tegasnya.
Lucy berharap BGN dapat melakukan evaluasi menyeluruh agar program MBG tetap berjalan sesuai tujuan awal, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar pengelolaan anggaran dilakukan secara akuntabel dan tepat sasaran.
Baca juga: Gelar Baksos di Momen Paskah, Demokrat Tegaskan Partai Nasionalis-Religius
Dengan pembenahan yang tepat, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal tanpa menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
