PAN secara tegas mendukung penghapusan ambang batas, baik dalam pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif.
Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, menilai ambang batas justru menyebabkan banyak suara pemilih terbuang.
PAN mengusulkan ambang batas parlemen ditetapkan 0 persen agar seluruh suara rakyat yang masuk melalui pemilu dapat terwakili di DPR.
Berkaca pada pemilu sebelumnya, Eddy menyebut jutaan suara pemilih tidak tersalurkan karena partai politik gagal melampaui ambang batas yang ditentukan.
Baca juga: Demokrat Nilai Ambang Batas Parlemen Masih Relevan, Besaran akan Dibahas di Revisi UU Pemilu
Perbedaan pandangan antarpartai ini diperkirakan akan menjadi salah satu isu krusial dalam pembahasan revisi UU Pemilu ke depan.
