TAJUKNASIONAL.COM Pemerintah mendorong revitalisasi keraton di berbagai daerah sebagai langkah memperkuat budaya sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif baru.
Keraton dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat inovasi berbasis sejarah, tradisi, dan kearifan lokal.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan negara dengan industri kreatif maju umumnya memiliki akar budaya yang kuat dan mampu mengolahnya menjadi nilai ekonomi.
Menurut dia, sejumlah negara telah membuktikan keberhasilan tersebut.
Amerika Serikat dengan industri film Hollywood, Jepang melalui anime, Korea Selatan lewat K-pop dan drama, hingga India dengan Bollywood. Indonesia, kata dia, memiliki peluang serupa melalui kekayaan budaya Nusantara.
“Keraton-keraton di Indonesia menyimpan sejarah panjang, tradisi, serta nilai budaya yang sangat besar untuk diangkat menjadi kekuatan ekonomi baru,” ujar Riefky dalam Seminar Nasional dan Pameran Lukisan bertajuk Grand Design Revitalisasi Keraton Nusantara di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Baca juga: DXI 2026 Panggung Brand Adventure Lokal, Menteri Ekraf Harap Ciptakan Ekosistem Berkelanjutan
Kegiatan itu digelar Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) dan berlangsung pada 24-30 April 2026.
