Ketiga unsur pimpinan Badan Gizi Nasional yang ditangkap lantaran diduga melakukan tindak pidana koruspi tersebut adalah Kepala BGN RI, Dadan Hindayana.
Lengkap dengan dua wakilnya, yakni Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung.
Penangkapan ketiganya lantaran dugaan pidana korupsi di BGN RI membuat program Makanan Bergizi Gratis jadi sorotan.
Tak kurang, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yakni Luhut Binsar Pandjaitan pun melontarkan kritiknya untuk penerapan atau pelaksanaan MBG di masa-masa awal program ini digulirkan ke rakyat.
Baca Juga: Dudung Tegaskan Prabowo Tetap Lanjutkan Program MBG, Tata Kelola Diperketat
Luhut Binsar Pandjaitan atau LBP menilai, Langkah BGN RI yang menggelontorkan sekaligus secara keseluruhan program MBG jor-joran di masa awal adalah sebuah Langkah yang keliru.
Menurut Luhut Binsar Pandjaitan, pelaksanaan MBG seharusnya dilakukan secara bertahap.
Sehingga bisa dilakukan perbaikan berkelanjutan agar bisa mendapatkan formulasi yang tepat dalam mencapai target program strategis nasional denngan anggaran super jumbo ini.
Termasuk di antaranya dengan dapat dilakukannya identifikasi masalah lebih mendetail.
Baca Juga: [Viral] Kasus Korupsi MBG Makin Meluas, Tersangka Bertambah dan Dugaan Baru Bermunculan
Dan altternatif solusi apa saja yang bisa efektif untuk jalan keluarnya.
